PMI Grobogan kedatangan tamu enam anggota PMI dari wilayah
Indonesia timur. Yakni, dari Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku
Utara.
Kepala Markas PMI Grobogan Djasman mengatakan, tamu dari wilayah
timur itu sengaja datang ke Grobogan untuk belajar tentang penanggulangan
bencana. Mereka akan studi banding selama tiga hari, mulai Rabu kemarin sampai
Jumat (25/10/2019) besok.
Ada beberapa hal yang akan dipelajari. Antara lain, manajemen
markas, posko, penanggulangan bencana, mekanisme pemberian bantuan, pengelolaan
sumber daya relawan, unit donor darah dan ambulans.
Menurutnya, mereka itu merupakan bagian dari rombongan sebanyak
16 orang yang melakukan studi banding di Provinsi Jawa Tengah. Selain di
Grobogan, beberapa orang yang lainnya melakukan studi banding di PMI Kabupaten
Semarang dan PMI Provinsi Jateng.
“Jumlah rombongan ada 16 orang yang berasal dari delapan
kabupaten dari empat provinsi tersebut. Dari 16 orang itu, sebanyak enam orang
berada di Grobogan,” jelasnya, Kamis (24/10/2019).
Djasman menambahkan, selama di Grobogan, para relawan dari
wilayah Indonesia timur tersebut akan didampingi tim yang memiliki ketrampilan
di bidangnya masing-masing. Tidak hanya itu, mereka juga diajak ke lapangan
untuk melihat mekanisme penanggulangan bencana dan proses pemberian bantuan.
Sementara itu, staf penanggulangan bencana PMI Kota Jayapura
Hery Renold Gedi merasa senang bisa menimba ilmu di Grobogan. Disamping itu, ia
dan rekannya juga berkesempatan langsung ikut mendistribusikan bantuan air
bersih di Desa Lajer, Kecamatan Penawangan dan melihat kegiatan donor darah di
SMAN 1 Godong pada hari ini.
“Ini pengalaman yang
luar biasa karena tidak bisa didapatkan di kota kami,” katanya
Posting Komentar