ads

Responsive Advertisement
LATEST UPDATES

Senin, 31 Agustus 2015

LOMBA PMR TELADAN TINGKAT JATENG

TIM PENILAI DISKUSI DENGAN PMR TENTANG KEGIATAN PMR

Upacara Pembukaan 

Juri memeriksa Adminitrasi

Simulasi pertolonganPertama korban Kecalakaan

juri berdiskusi dengan siswa non sekolah


juri memeriksa mading pmr

juri memeriksa uks sekolah




PMR MAN PURWODADI DAN PMR SMP N 1 GROBOGAN DI NILAI

GROBOGAN - Palang Merah Remaja (PMR) Wira  MAN Purwodadi dan Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMP N 1 Grobogan  disambangi oleh Tim dari PMI Provinsi Jawa Tengah, senin (31/8). Hal itu dilakukan dalam rangka Lomba PMR teladan yang digelar oleh PMI Provinsi Jawa Tengah Tahun 2015. 
“Kedua institusi sekolah  itu mewakili PMI Kabupaten Grobogan  untuk maju dalam lomba PMR teladan tingkat Jawa Tengah tahun 2015,” ungkap Djasman S.Pd, Sekretaris PMI Kabupaten Grobogan, usai menyambut dari Tim penilai PMI Provinsi, di SMP N 1 Grobogan sore kemarin.
Tim Penilai  yang beranggotakan tiga  orang, yakni Murni, Wiwik dan Budi melakukan penilaian di awali dari MAN Purwodadi kemudian dilanjutkan penilaian di SMP N 1 Grobogan.
Unsur yang dinilai dalam lomba PMR teladan itu meliputi penilaian administrasi,  pengecekan sarana prasarana,  proses rekruitmen, pelatihan dan simulasi, publikasi,  pengakuan dan penghargaan serta evaluasi  kegiatan pmr.
“Proses Penilaian terbagi dalam tiga  model yaitu presentasi dari ketua PMR denga Tema PMR Ya Bersih, Ya Sehat, Ya Abdi, Ya Sahabat, interview dengan siswa non PMR dan guru non Pembina PMR serta kunjungan sekolah untuk melihat kondisi fisik ruang PMR maupun UKS dan lingkungan sekolah,”ujar Murni saat penilaian di lapangan.
Selama proses penilaian, Tim melibatkan secara langsung anggota PMR dan warga sekolah sebagai obyek penilaian melalui proses dialog langsung atau wawancara.
Di akhir acara, Tim melakukan evaluasi hasil  kegiatan selama penilaian.
“Secara umum, administrasi dan kegiatan PMR di kedua sekolah itu bagus, namun ada beberapa hal yang harus ditingkatkan, seperti  publikasi kegiatan baik dimedia masa maupun di jejaring sosial serta perlu meningkatkan pelatihan yang disertai simulasi bencana atau pertolongan pertama,”ungkap Budi, salah satu tim penilai lomba.
Djasman S.Pd menambahkan, kegiatan lomba yang digelar oleh PMI Provinsi Jawa Tengah yang dilaksanakan setiap tahun berdampak positif  bagi PMR di pangkalan sekolah.

“Dampaknya, PMR di pangkalan sekolah selalu semangat untuk berlomba-lomba meningkatkan prestasi demi kemajuan PMR, apalagi modelnya yang mengikuti lomba setiap tahunnya pesertanya bergantian,”imbuhnya.( marten k.l)

Posting Komentar

 

Top